Thursday, November 21, 2013

Euforia Hockey di Olimpiade UI


Suporter FT memeragakan bentuk dukungan mereka
Laga final Olimpiade UI yang mempertemukan FIB dengan FT mendapat animo yang luar biasa. Suporter FT yang mengisi tribun penonton di sisi utara sampai harus menempati area steril tribun barat --yang seharusnya hanya untuk pemain-- karena kehabisan tempat. Suporter kedua tim menyemangati fakultas mereka masing-masing dengan yel-yel khas dan gaya yang atraktif.
Pemain FT mendapat suntikan moral dari para pendukungnya yang militan
Secara jumlah, suporter FIB memang kalah jika dibandingkan FT, akan tetapi mereka membawa banyak bendara berukuran besar sehingga terlihat militan.

Bendera-bendera berukuran besar dikibarkan pendukung FIB 
Menurut Bart de Nijs, salah satu pemain FE yang merupakan mahasiswa exchange dari University of Groningen, fanatisme dan euforia yang ditunjukkan para suporter itu amat luar biasa. “Orang di sana (Belanda) pasti tidak akan mempercayainya,” ucapnya seraya tersenyum.

Bart (berbaju biru) ikut menari bersama Rakyat Militan Sastra (suporter FIB)
Suporter FT merayakan kemenangan timnya dengan mengitari pemain sambil bernyanyi


Abid Raih Gelar Pemain Terbaik, Axl Top Skorer


Abid Tsabit mengenakan baju Pemain Terbaik dan
mendapatkan hadiah voucher Rp 100.000 dari Heavenly Blush

Berkat penampilan impresifnya selama Olimpiade UI, Abid Tsabit menyabet gelar Pemain Terbaik Olimpiade UI 2013. Mahasiswa Teknik Kapal 2010 yang juga kapten tim FT ini memang bisa dikatakan memiliki kemampuan di atas rata-rata, selain itu ia pun bisa bermain di posisi mana saja.

Apalagi, ia merupakan pencetak gol terbanyak di tim FT dengan tiga gol. Kebahagiaan striker yang pernah mencicipi kejuaraan hockey di Malaysia ini pun terasa semakin komplet karena tim FT berhasil merebut medali emas. "Saya tidak menyangka, karena saya rasa ada pemain yang lebih baik dari saya. Gelar ini saya persembahkan untuk Fakultas Teknik," katanya merendah.

Axl mencetak tujuh gol dari tiga pertandingan

Sementara itu, FIB menempatkan strikernya, Axl, sebagai Top Skorer Olimpiade UI. Semua gol FIB dicetak oleh Axl, yakni sebanyak tujuh gol. Mahasiswa Sastra Inggris 2011 ini berhasil medahului raihan gol pemain FISIP, Yolan, yang menggelontorkan enam gol. Sebagian besar dari gol Axl berawal dari umpan kapten FIB, Ferry.

Parade golnya dimulai ketika menghadapi FMIPA. Berhadapan dengan tim yang juga difavoritkan untuk menjadi juara, Axl tanpa ampun menyarangkan dua gol ke gawang FMIPA. Korban selanjutnya adalah FISIP, tak tanggung-tanggung ia mencetak hattrick yang memastikan FIB melaju ke final. Sayang, meskipun di laga final Axl menyarangkan dua gol ke gawang FT, tetapi itu tak cukup membawa timnya ke tangga juara. "Gue bangga banget sama solidnya semua anak FIB, mulai dari pemain-pemainnya, Rakyat Militan Sastra (nama suporter FIB), sama semua keluarga besar FIB yang udah ngedukung semua atletnya. Beda banget rasanya main didukung banyak orang, euforia yang luar biasa," katanya.


FISIP Pastikan Perunggu

Unggul 3-2 atas FE, FISIP rebut perunggu
Medali perunggu akhirnya dipastikan menjadi milik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) usai menyisihkan Fakultas Ekonomi (FE) dengan skor 3-2 di Gymnasium UI (19/11). Dua gol dari FISIP dicetak oleh Yolan Erlanda, sementara satu gol lagi oleh Haris Bashori.

FE yang diperkuat Bart de Nijs membuat permainan FISIP sulit berkembang. FISIP membuka keunggulan di menit-menit awal pertandingan setelah kapten FISIP, Yolan, berhasil memaksimalkan umpan Resti dari short corner. Ketinggalan 0-1 membuat Bart tak nyaman hanya duduk di bench, ia akhirnya masuk ke lapangan.

Kehadirannya amat merepotkan pemain bertahan FISIP. Pergerakannya amat lincah, ia mampu melakukan dribbling dari belakang hingga ke jantung pertahanan FISIP sendirian. Tak jarang, pemain depan FISIP pun terpaksa ikut membantu pertahanan demi membendung Bart.

FE akhirnya menyamakan kedudukan ketika bola yang dilesakkan Bart mengenai stik bek FISIP sehingga arah bola tak terbaca oleh kiper FISIP. Namun, FISIP kembali unggul setelah Haris memanfaatkan kesalahan lini belakang FE yang membuat dirinya tinggal berhadapan dengan kiper FE.

Sebelum jeda, giliran lini pertahanan FISIP yang melakukan blunder karena salah mengumpan bola. Bola justru mengarah ke kapten FE, Araz, yang kemudian membawa bola ke arah kiri pertahanan FISIP. Gol itu menjadi koleksi kedua Araz sepanjang Olimpiade UI.

Usai jeda, FISIP kembali mendapatkan hadiah short corner, untuk kedua kalinya Yolan mencetak gol dari short corner dan membuat FISIP kembali di atas angin. Taqiyyah dan kawan-kawan tentu tak tinggal diam, FE terus melakukan serangan-serangan yang membahayakan gawang FISIP. Sepuluh menit pertandingan babak kedua berlangsung, pemain FISIP salah mengantisipasi short corner yang berbuah penalti untuk FE. Sayang, bola yang dieksekusi Bart mengarah tipis ke luar sisi kanan gawang FISIP yang dikawal Nova.

Satu setengah menit menjelang laga bubar tensi semakin meninggi saat FE mendapat short corner hingga tiga kali berturut-turut. Waktu yang tersisa semakin sedikit, nasib FE tergantung pada berhasil atau tidaknya eksekusi short corner yang dilakukan Araz dan Bart. Yolan yang berlari ke arah shooter sanggup menutup bola datar yang dilesakkan Bart. Momen tersebut sekaligus menandai pertandingan kedua tim berakhir dan FISIP berhak atas medali perunggu.

Wednesday, November 20, 2013

FT Merajai Hockey di Olimpiade UI

Abid Tsabit dan kawan-kawan mempersembahkan emas dari cabang hockey untuk FT

Fakultas Teknik (FT) mengukuhkan diri sebagai raja cabang hockey di Olimpiade UI. Gelar tersebut menjadi milik FT setelah mereka memastikan kemenangan 3-2 atas Fakultas Ilmu Budaya (FIB) di Gymnasium UI (16/9) dua menit sebelum waktu habis. Umpan deras pemain FT, M. Ridwan, dari tengah lapangan mampu menyulitkan pemain bertahan FIB hingga akhirnya berbuntut gol bunuh diri.

Tinta emas yang dicatatkan FT sekaligus menjadi sejarah bagi perkembangan hockey di Indonesia. Pasalnya, Universitas Indonesia tercatat sebagai universitas pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menyelenggarakan kejuaraan hockey di tingkat universitas sejak olahraga ini diperkenalkan ke Indonesia pada tahun 1950-an.

Dua gol Axl tak menolong FIB

Laga baru berjalan beberapa detik, Axl yang tiba-tiba muncul di jantung pertahanan FT tanpa terkawal berusaha menerima umpan dari sang kapten, Ferry, namun bola terlalu kencang sehingga sulit ia kontrol. Sementara itu, ada yang unik di pertandingan kali ini, M. Ridwan yang terbiasa mengawal lini pertahanan FT kini bertukar posisi dengan Abid Tsabit yang merupakan seorang striker. Padahal Abid sudah mengoleksi tiga gol untuk FT. Rupanya strategi tersebut bertujuan untuk meredam manuver Ferry sebagai jenderal lapangan tengah FIB.

Meski demikian, penampilan Abid di pertahanan FT terbilang istimewa. Berkat kematangannya, kapten FT ini mampu tampil tenang mengawal pertahanan timnya sekaligus menjadi kreator gol pertama FT lewat umpan langsung ke lini depan. Striker FT, Rury, yang menunggu di depan gawang FIB menyambut umpa tersebut dan mengkonversikannya menjadi gol.

FT semakin di atas angin karena sukses memperbesar keunggulan setelah kiper FIB tak mampu mengantisipasi bola blunder pemain belakang FIB. Alhasil, gol tersebut membuat suasana Gymnasium UI yang lebih didominasi suporter FT itu semakin bergemuruh. Keunggulan 2-0 FT segera direspon FIB dengan mengurung pertahanan FT. Berkat insting gol yang tajam, Axl yang tinggal berhadapan dengan kiper usai menerima umpan dari sisi kanan penyerangan akhirnya memperkecil ketertinggalan FIB. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua dimulai, FIB langsung berinisiatif menekan. Namun penyelesaian akhir striker FIB, Febby dan Arif, belum mampu membahayakan gawang FT. Serangan yang coba dibangun Febby selalu berhasil dipatahkan Diba. Tiga menit menjelang pertandingan berakhir, FIB mendapat hadiah penalti lantaran pemain bertahan FT menahan bola dengan kaki ketika FIB mengeksekusi short corner. Axl yang tampil sebagai eksekutor mampu menunaikan tugasnya dengan baik. Skor imbang 2-2.

Ketika pertandingan tampak akan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu, M. Ridwan mengejutkan lini pertahanan FT. Ia mendorong bola dengan keras dari tengah lapangan dan salah diantisipasi oleh FIB. Gol. FT kembali unggul atas FIB. Gol bunuh diri tersebut sontak membungkam suporter FIB yang baru saja merayakan gol penalti Axl. Mimpi FIB tampil sebagai juara cabang hockey untuk pertama kalinya di Olimpiade UI pun gagal terwujud ketika wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Saturday, November 16, 2013

FT dan FIB Adu Tajam di Final

FT (biru) unggul 3-1 atas FE (abu-abu) di semifinal Olimpiade UI di Gymnasium (16/11)


Dua fakultas beda rumpun, Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Ilmu Budaya (FIB), akan berhadapan satu sama lain di laga final Olimpiade UI cabang hockey. FT melaju ke final setelah mengakhiri perlawanan Fakultas Ekonomi (FE) dengan skor 3-1 (16/11). Sementara, FIB berhasil memastikan tiket finalnya beberapa menit jelang laga bubar lewat gol Axl yang membuat mereka unggul 3-2 atas FISIP.

Kedua fakultas yang lolos ke final ini sama-sama memiliki agresivitas yang tinggi. FT mencetak enam gol dan FIB lima gol dalam dua pertandingan. Ketajaman mereka hanya disaingi FISIP yang juga menggelontorkan gol dengan jumlah yang sama dengan FIB. Gol-gol dari FIB diborong oleh Axl Lasandra yang berposisi sebagai striker murni, sementara pencetak gol terbanyak FT, Abid Tsabit, mengemas tiga gol. Hingga saat ini, Axl bertengger sebagai pencetak gol terbanyak di Olimpiade UI (5 gol) disusul Yolan Erlanda (FISIP, 4 gol), dan Abid Tsabit. Laga final dan perebutan perunggu akan diselenggarakan pada Selasa (19/11) di Gymnasium UI mulai pukul 20.00 WIB.

FT Redam Bart de Nijs

Perjuangan FT untuk bisa mencapai final terbilang tak mudah lantaran hadirnya mahasiswa exchange dari University of Groningen di skuad FE, yakni Bart de Nijs. Pada menit-menit awal, mahasiswa berusia 22 tahun tersebut kerap melakukan manuver melalui aksi individual, namun masih bisa diatasi oleh M. Ridwan, bek FT. Abid membuka keunggulan FT setelah meneruskan umpan dari tengah dengan aksi flick. FE tak tinggal diam, mereka mencoba membalasnya dengan terus menekan pertahanan FT hingga pada akhirnya terjadi pelanggaran yang membuahkan penalti untuk FE. Bart memanfaatkan peluang itu dan mengubah skor menjadi 1-1 hingga babak pertama usai.

Usai jeda, FT mendominasi pertandingan sementara FE hanya melakukan serangan-serangan balik yang beberapa kali membahayakan gawang FT. Setelah babak kedua berlangsung lebih dari sepuluh menit, M. Ridwan melakukan solo run dari belakang menembus sisi pertahanan kiri FE, ia kemudian mengumpan bola tersebut ke depan gawang yang disambut oleh Dimas, bola berhasil dihalau namun bola rebound itu sanggup dimanfaatkan Abid menjadi gol. Tak lama berselang, lewat skema yang sama M. Ridwan menusuk jantung pertahanan FE, kali ini bola itu tak ia umpan melainkan langsung dilesakkan ke arah gawang. Gol. FT unggul 3-1 atas FE yang semakin terpuruk karena menjelang pertandingan berakhir Bart diusir wasit setelah menjatuhkan pemain FT.

Kejar-kejaran FIB-FISIP

Pertandingan semifinal lainnya tak kalah sengit. FIB yang dihuni pemain-pemain hockey berpengalaman harus menunggu hingga menit-menit akhir babak kedua untuk memastikan dirinya melaju ke final. Gol pertama dicetak oleh FIB setelah kerjasama Kapten Ferry Kurniawan dengan Axl mampu mengecoh pertahanan lawan. FISIP merespon dengan berupaya menekan sehingga beberapa kali mendapatkan hadiah short corner. Salah satu short corner tersebut berhasil membuahkan penalti untuk FISIP. Yolan tak membuang kesempatan tersebut dengan mengkonversikannya menjadi gol. Namun, tak lama kemudian FIB kembali unggul setelah memaksimalkan kesalahan FISIP di mulut gawang. Skor 2-1 untuk FIB bertahan hingga istirahat.

Di menit-menit awal babak kedua, FISIP berhasil mendominasi permainan hingga pada akhirnya Yolan mencetak gol penyeimbang lewat skema yang sama dengan gol pertama, yakni penalti. Kedua tim terus melakukan jual-beli serangan, namun belum berbuah gol. Axl akhirnya tampil sebagai pahlawan FIB dengan melesakkan gol melalui short corner. Hingga peluit tanda pertandingan berakhir skor tak berubah, FIB menang 3-2 atas FISIP.




Monday, November 11, 2013

Hockey Sita Perhatian di Olimpiade UI



Meski terbilang cabang baru di Olimpiade Universitas Indonesia (UI), hockey ternyata mampu mencuri perhatian mahasiswa UI. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya jumlah penonton yang hadir di Gymnasium UI (7/11) untuk mendukung tim favoritnya masing-masing. Pertandingan antara Fakultas Farmasi dengan Vokasi bahkan hampir tak menyisakan tempat duduk di tribun penonton.

Pertandingan yang akhirnya dimenangkan F. Farmasi dengan skor 1-0 itu sekaligus menandakan dimulainya cabang hockey di Olimpiade UI. Cabang yang diikuti sembilan fakultas dari total 14 fakultas yang ada di UI ini menggunakan sistem gugur dengan jenis permainan indoor-hockey.

Antusiasme mahasiswa UI menyaksikan pertandingan hockey ternyata tak juga surut kala tersaji babak perempat final yang seluruhnya diselenggarakan di hari yang sama, Sabtu (9/11).  F. Ekonomi berhasil menundukkan F.Hukum lewat babak sudden death setelah hanya bermain imbang 1-1, sementara F. Teknik mengalahkan F. Psikologi dengan skor cukup mencolok yakni 3-1. Di pertandingan lain, salah satu kandidat juara, FMIPA, harus mengakui ketangguhan FIB 1-2, dan FISIP menjadi tim terakhir yang memastikan diri melaju ke semi final setelah mengatasi perlawanan F. Farmasi 3-2.

Dengan hasil demikian, babak semi final akan mempertemukan FE dengan FT, sementara FIB berhadapan dengan FISIP. Di laga yang akan dihelat minggu depan ini (16/11) FE akan diperkuat pemain kuncinya, Bart de Nijs, yang pada pertandingan sebelumnya harus absen. Siapakah di antara mereka yang berhasil mencetak sejarah sebagai juara hockey untuk pertama kalinya di Olimpiade UI?

Let's play! Go Fight Win UI!

Wednesday, September 11, 2013

Terhenti di 8 Besar IHRPT



Di IHRPT ke-28 ini tim putra mampu melaju hingga babak perempat final dengan total meraih dua kemenangan dan mencetak 6 gol. Sementara tim putri, meraih kemenangan atas ITB 1-0, namun sayang, masih gagal ke semifinal.

Berikut hasil lengkap IHRPT:
Tim putra
UI 0-5 UNJ
UI 0-2 Gunadarma
UI 3-0 ISTN (Abid Tsabid, Tommy Sutedjo, Yolan Erlanda)
UI 2-0 Univ. Airlangga (Abid Tsabid, Tommy Sutedjo)
Babak perempat final:
UI 1-5 STEI (Abid Tsabid)

Tim putri
UI 0-2 Univ. Negeri Surabaya
UI 1-0 ITB (Gita Ayu Pratiwi)
UI 0-2 STKIP Cimahi

#GoFightWinUI

Friday, August 9, 2013

Selamat Idul Fitri 1434 H

Jika perkataan telah merangkai dusta, jika tingkah telah menoreh luka, jika langkah membekas lara.
Terkadang mata salah melihat, terkadang mulut salah mengucap, terkadang hati salah menduga. Bersihkan hati dan sucikan diri. Dengan kerendahan hati memohon maaf dan tulusnya jiwa memberi maaf. Seluruh anggota dan pengurus Perkumpulan Hockey Universitas Indonesia (PHUI) 2013 mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H, Minal Aidin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin.

Wednesday, July 10, 2013

Universitas Indonesia - Indoor Hockey International Tournament (UI-IHIT) 2013

The Hockey Club of Universitas Indonesia (PHUI – Perkumpulan Hockey Universitas Indonesia) is a hockey sport club under the authority of Universitas Indonesia and listed in Hockey Indonesia Federation (FHI). As the oldest sport activity unit in Universitas Indonesia which has been established since 1950s, PHUI used to be a pioneer who has introduced hockey sport in Indonesia.

Several local and national achievements have been achieved by PHUI. In October 2011, PHUI was also success in holding hockey national tournament named  UI - Liga Hockey Mahasiswa Nasional (Lihomanas) VIII at Senayan, Jakarta.

This year we will hold our first ever established international indoor hockey tournament namely Universitas Indonesia Indoor Hockey International Tournament (UI-IHIT) 2013. It will take place at campus area of Universitas Indonesia, Depok, from November 30th to December 6th. The theme of this event is “Through a Great Sportsmanship. We Shape Future Leaders”.

This tournament invites some of the Asian-Oceania countries through a warm invitation. The tournament is scheduled to be regularly held by PHUI once in every two years with inaugural event in 2013.
In addition to the indoor hockey tournament, we are committing in bringing new ideas of academic links/ connection through the meeting of the heads of Universities and Cultural Night event as a media for cultural exchange.

Our intention remains as always to promote good quality competitive indoor hockey in an atmosphere of friendly camaraderie with the main aim to foster and develop lasting friendships among participating teams and countries.

This event will be excellent platform for students from various universities both at home and abroad to attain achievement and positive competition in hockey sports.

Further information:
Mrs. Al Khansa (Ocha)
+628973239493
ochaha@yahoo.com
@ochahaha

Mr. Yolan Erlanda
+628979613911
yolanerlanda@yahoo.com
@erlandayolan

Teaser Video Link

UI - IHIT Flyer


Sunday, May 19, 2013

Hockey Resmi Menjadi Cabang di Olimpiade UI 2013


Olahraga hockey untuk pertama kalinya akan dipertandingkan pada Olimpiade Universitas Indonesia (UI). Keputusan itu diambil berdasarkan musyawarah Departemen Olahraga BEM fakultas se-UI dalam Delegate Council Olimpiade UI 2013 di Aula Setyaningrum, Pusgiwa, Jumat (17/5). Hockey keluar sebagai pilihan peserta musyawarah menyisihkan silat. Pertemuan itu sengaja digelar untuk menentukan siapa yang lebih layak menjadi cabang kesebelas pesta olahraga mahasiswa se-UI.

Unit Kegiatan Olahraga (UKOR) silat terlebih dahulu mendapat kesempatan presentasi di depan para perwakilan BEM fakultas. Mereka berargumen bahwa silat adalah beladiri asli Indonesia, sehingga itu menjadi tanggungjawab mahasiswa untuk mengembangkan beladiri ini. Salah satunya dengan mempertandingkannya dalam Olimpiade UI. UKOR Silat menawarkan untuk mempertandingkan 12 nomor jika terpilih. Sedangkan, UKOR Hockey atau Perkumpulan Hockey Universitas Indonesia (PHUI) terlihat lebih siap ketimbang silat. Walaupun hanya akan mempertandingkan satu nomor, yakni campuran putra-putri, hockey memiliki atlet yang tersebar di sebagian besar fakultas di UI. PHUI pun  menjanjikan akan melakukan roadshow ke fakultas-fakultas dan menggelar latihan khusus per fakultas.

Kemudian, pertemuan dilanjut dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan musyawarah tertutup yang tidak melibatkan kedua UKOR. Alhasil, hockey diputuskan menjadi cabang Olimpiade UI menyusul sepak bola, renang, basket, bulu tangkis, voli, tenis meja, tenis, taekwondo, futsal dan atletik. Olimpiade UI 2013 akan dilaksanakan pada November mendatang. Ini menjadi pertama kalinya fakultas-fakultas se-UI akan memperebutkan emas dari cabang hockey.  

Jenis olahraga hockey yang dipertandingkan adalah indoor hockey dan akan digelar selama tiga hari di Gymnasium UI. Sebelumnya, November lalu telah diadakan pertandingan eksibisi hockey untuk promo Olimpiade UI 2012 yang diikuti oleh delapan fakultas. Kala itu yang tampil sebagai juara adalah Fakultas Vokasi disusul FISIP. 

Monday, January 7, 2013

Konsolidasi PHUI 2013


5-6 Januari 2013 lalu, PHUI melaksanakan Konsolidasi di Ciawi, Bogor. Kurang lebih pukul 8 pagi bus berangkat menuju tempat lokasi. Setelah tiba, acara langsung dibuka dengan ISHOMA, dan dilanjutkan dengan perkenalan, games, serta ice breaking. Setelah kurang lebih pukul 15.30 sore, diberikan waktu untuk istirahat dan shalat dan acara dilanjutkan kembali sekitar pukul 7 malam yaitu makan malam dan barbeque party. 

Sekitar pukul 10 malam, pemaparan pertanggungjawaban oleh ketua kepengurusan 2012 Al Khansa Shalihah (Ilmu Ekonomi 2009) dan wakilnya Yolan Erlanda (Ilmu Komunikasi 2010) pun dilakukan hingga sekitar jam 1 pagi. Selesai, para calon anggota, anggota, pengurus, dan alumni pun dipersilahkan untuk istirahat. Acara dilanjutkan pukul setengah 4 pagi untuk dilakukan pelantikan anggota PHUI angkatan 2012. Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh anggota PHUI tercinta yang baru.


Setelah istirahat, pukul 9.30 pagi acara dilanjutkan dengan eksplorasi calon ketua baru hingga pukul 1 siang. Kami ucapkan selamat kepada ketua PHUI terpilih Tommy Sugiarto (Fisika 2010) dan Abid Tsabit (Teknik Perkapalan 2010) sebagai wakil ketua PHUI periode 2013. 


Acara pun dilanjutkan dengan makan siang bersama dan penutupan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan sukses dan seluruh peserta pun puas akan penyelenggaraan kegiatan konsolidasi PHUI 2013. Apresiasi kami ucapkan kepada Kholidah Zia (Antropologi 2010) sebagai penanggungjawab acara, serta rekan-rekan pelaksana Kafita Pangestika (Sastra China), Nova Aryanti (Antropologi 2010), Ferry Kurniawan (Ilmu Perpustakaan 2011), Prima Adji Senna (Arkeologi 2010), dan Hanif Vantoni (MID 2011).

Laugh we share,
Promises to build our team to be better
The new families we're keep on building

will always meant the world to each one of us

Selamat untuk PHUI!
Go Fight Win, UI!!!

Friday, January 4, 2013

PHUI masuk Seputar Indonesia - "Salah Satu Pelopor Hoki di Indonesia"


Salah Satu Pelopor Hoki di Indonesia


Berdiri sejak tahun 1950-an, Komunitas Hockey Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu komunitas olahraga hoki tertua di Indonesia. Niatnya, ingin membuat hoki masuk dalam olimpiade di lingkungan kampus.

Selain sebagai salah satu komunitas tertua, Komunitas Hockey UI ternyata juga menjadi salah satu pelopor keberadaan olahraga hoki di Indonesia. Bersama komunitas hoki kampus lainnya, seperti komunitas hoki di Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), mereka berusaha mengembangkan olahraga ini di Indonesia. Saat masuk ke Tanah Air, olahraga hoki dianggap sebagai salah satu olahraga yang potensial dan bisa berkembang.

Dikatakan demikian karena postur tubuh orang Indonesia yang lebih dekat ke lantai atau tidak terlalu tinggi sehingga mudah untuk melakukan bending. Namun, nyatanya olahraga ini masih kalah pamor dengan olahraga lainnya. “Karena itulah, kami ingin Komunitas Hockey UI bisa berkontribusi mengenalkan dan memajukan olahraga hoki di Indonesia,” ujar Ketua Komunitas Hockey UI Al-Khansa Shalihah.

Karena itulah, Al-Khansa, biasa disapa Ocha, bersama teman-temannya aktif mengikuti berbagai lomba, bahkan hingga luar negeri. Komunitas ini pernah mengikuti event tanding semi-kompetisi, turnamen indoor maupun outdoor dan kompetisi nasional. Paling tidak mereka mengikuti sekitar empat kali kejuaraan dalam periode setahun. Tak ketinggalan, pada Oktober 2012 lalu mereka juga sempat mengikuti kejuaraan hoki di Malaysia.

Meski tak menang, mereka mempelajari metode kompetisi tersebut dan berencana menggelar acara serupa pada 2013. “Kami analisis, cari link, dan kontak calon peserta dari penyelenggara acara dan pertandingan itu untuk membuat event internasional yang kira-kira serupa,” sebut Ocha. Sekarang komunitas yang beranggotakan sekitar 40 orang ini masih rajin latihan rutin, latihan intensif, dan sparing partner dengan tim hoki lain.

”Kami aktif pada pelatihan skill individu dan tim, juga penanaman nilai-nilai sportivitas karena hoki terkenal dengan sebutan olahraga yang noble, untuk merebut bola lawan saja harus berhadap-hadapan, enggak boleh nyolong dari belakang,” sebut mahasiswa semester 7 jurusan ekonomi ini. Masuk dalam Komunitas Hockey UI memang membutuhkan latihan fisik yang melibatkan seluruh bagian tubuh, mulai tangan, kaki, paha, hingga perut.

Olahraga ini juga membutuhkan kekuatan stamina dan kekompakan tim. Satu hal yang ingin dicapai Komunitas Hockey UI, mereka ingin sekali membawa perubahan bagi perkembangan olahraga hoki di Indonesia. Dari semula yang mencakup lingkungan kampus, menjadi bisa digandrungi banyak kalangan. Salah satu usaha mereka adalah dengan menginisiasi agar olahraga hoki diikutsertakan dalam olimpiade di lingkungan kampus UI.

”Kalau di luar negeri sudah berkembang sekali, bahkan dipertandingkan dalam olimpiade dunia. Setiap kampus sudah punya klub hoki, bahkan Malaysia dan Singapura memiliki lapangan yang memenuhi standar,” ujar Ocha. ● dyah ayu pamela