Wednesday, November 20, 2013

FT Merajai Hockey di Olimpiade UI

Abid Tsabit dan kawan-kawan mempersembahkan emas dari cabang hockey untuk FT

Fakultas Teknik (FT) mengukuhkan diri sebagai raja cabang hockey di Olimpiade UI. Gelar tersebut menjadi milik FT setelah mereka memastikan kemenangan 3-2 atas Fakultas Ilmu Budaya (FIB) di Gymnasium UI (16/9) dua menit sebelum waktu habis. Umpan deras pemain FT, M. Ridwan, dari tengah lapangan mampu menyulitkan pemain bertahan FIB hingga akhirnya berbuntut gol bunuh diri.

Tinta emas yang dicatatkan FT sekaligus menjadi sejarah bagi perkembangan hockey di Indonesia. Pasalnya, Universitas Indonesia tercatat sebagai universitas pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menyelenggarakan kejuaraan hockey di tingkat universitas sejak olahraga ini diperkenalkan ke Indonesia pada tahun 1950-an.

Dua gol Axl tak menolong FIB

Laga baru berjalan beberapa detik, Axl yang tiba-tiba muncul di jantung pertahanan FT tanpa terkawal berusaha menerima umpan dari sang kapten, Ferry, namun bola terlalu kencang sehingga sulit ia kontrol. Sementara itu, ada yang unik di pertandingan kali ini, M. Ridwan yang terbiasa mengawal lini pertahanan FT kini bertukar posisi dengan Abid Tsabit yang merupakan seorang striker. Padahal Abid sudah mengoleksi tiga gol untuk FT. Rupanya strategi tersebut bertujuan untuk meredam manuver Ferry sebagai jenderal lapangan tengah FIB.

Meski demikian, penampilan Abid di pertahanan FT terbilang istimewa. Berkat kematangannya, kapten FT ini mampu tampil tenang mengawal pertahanan timnya sekaligus menjadi kreator gol pertama FT lewat umpan langsung ke lini depan. Striker FT, Rury, yang menunggu di depan gawang FIB menyambut umpa tersebut dan mengkonversikannya menjadi gol.

FT semakin di atas angin karena sukses memperbesar keunggulan setelah kiper FIB tak mampu mengantisipasi bola blunder pemain belakang FIB. Alhasil, gol tersebut membuat suasana Gymnasium UI yang lebih didominasi suporter FT itu semakin bergemuruh. Keunggulan 2-0 FT segera direspon FIB dengan mengurung pertahanan FT. Berkat insting gol yang tajam, Axl yang tinggal berhadapan dengan kiper usai menerima umpan dari sisi kanan penyerangan akhirnya memperkecil ketertinggalan FIB. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua dimulai, FIB langsung berinisiatif menekan. Namun penyelesaian akhir striker FIB, Febby dan Arif, belum mampu membahayakan gawang FT. Serangan yang coba dibangun Febby selalu berhasil dipatahkan Diba. Tiga menit menjelang pertandingan berakhir, FIB mendapat hadiah penalti lantaran pemain bertahan FT menahan bola dengan kaki ketika FIB mengeksekusi short corner. Axl yang tampil sebagai eksekutor mampu menunaikan tugasnya dengan baik. Skor imbang 2-2.

Ketika pertandingan tampak akan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu, M. Ridwan mengejutkan lini pertahanan FT. Ia mendorong bola dengan keras dari tengah lapangan dan salah diantisipasi oleh FIB. Gol. FT kembali unggul atas FIB. Gol bunuh diri tersebut sontak membungkam suporter FIB yang baru saja merayakan gol penalti Axl. Mimpi FIB tampil sebagai juara cabang hockey untuk pertama kalinya di Olimpiade UI pun gagal terwujud ketika wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan.

1 comments:

  1. Terharu, akhirnya hockey dipertandingkan di olimpiade juga..

    ReplyDelete