Monday, January 7, 2013

Konsolidasi PHUI 2013


5-6 Januari 2013 lalu, PHUI melaksanakan Konsolidasi di Ciawi, Bogor. Kurang lebih pukul 8 pagi bus berangkat menuju tempat lokasi. Setelah tiba, acara langsung dibuka dengan ISHOMA, dan dilanjutkan dengan perkenalan, games, serta ice breaking. Setelah kurang lebih pukul 15.30 sore, diberikan waktu untuk istirahat dan shalat dan acara dilanjutkan kembali sekitar pukul 7 malam yaitu makan malam dan barbeque party. 

Sekitar pukul 10 malam, pemaparan pertanggungjawaban oleh ketua kepengurusan 2012 Al Khansa Shalihah (Ilmu Ekonomi 2009) dan wakilnya Yolan Erlanda (Ilmu Komunikasi 2010) pun dilakukan hingga sekitar jam 1 pagi. Selesai, para calon anggota, anggota, pengurus, dan alumni pun dipersilahkan untuk istirahat. Acara dilanjutkan pukul setengah 4 pagi untuk dilakukan pelantikan anggota PHUI angkatan 2012. Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh anggota PHUI tercinta yang baru.


Setelah istirahat, pukul 9.30 pagi acara dilanjutkan dengan eksplorasi calon ketua baru hingga pukul 1 siang. Kami ucapkan selamat kepada ketua PHUI terpilih Tommy Sugiarto (Fisika 2010) dan Abid Tsabit (Teknik Perkapalan 2010) sebagai wakil ketua PHUI periode 2013. 


Acara pun dilanjutkan dengan makan siang bersama dan penutupan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan sukses dan seluruh peserta pun puas akan penyelenggaraan kegiatan konsolidasi PHUI 2013. Apresiasi kami ucapkan kepada Kholidah Zia (Antropologi 2010) sebagai penanggungjawab acara, serta rekan-rekan pelaksana Kafita Pangestika (Sastra China), Nova Aryanti (Antropologi 2010), Ferry Kurniawan (Ilmu Perpustakaan 2011), Prima Adji Senna (Arkeologi 2010), dan Hanif Vantoni (MID 2011).

Laugh we share,
Promises to build our team to be better
The new families we're keep on building

will always meant the world to each one of us

Selamat untuk PHUI!
Go Fight Win, UI!!!

Friday, January 4, 2013

PHUI masuk Seputar Indonesia - "Salah Satu Pelopor Hoki di Indonesia"


Salah Satu Pelopor Hoki di Indonesia


Berdiri sejak tahun 1950-an, Komunitas Hockey Universitas Indonesia (UI) menjadi salah satu komunitas olahraga hoki tertua di Indonesia. Niatnya, ingin membuat hoki masuk dalam olimpiade di lingkungan kampus.

Selain sebagai salah satu komunitas tertua, Komunitas Hockey UI ternyata juga menjadi salah satu pelopor keberadaan olahraga hoki di Indonesia. Bersama komunitas hoki kampus lainnya, seperti komunitas hoki di Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), mereka berusaha mengembangkan olahraga ini di Indonesia. Saat masuk ke Tanah Air, olahraga hoki dianggap sebagai salah satu olahraga yang potensial dan bisa berkembang.

Dikatakan demikian karena postur tubuh orang Indonesia yang lebih dekat ke lantai atau tidak terlalu tinggi sehingga mudah untuk melakukan bending. Namun, nyatanya olahraga ini masih kalah pamor dengan olahraga lainnya. “Karena itulah, kami ingin Komunitas Hockey UI bisa berkontribusi mengenalkan dan memajukan olahraga hoki di Indonesia,” ujar Ketua Komunitas Hockey UI Al-Khansa Shalihah.

Karena itulah, Al-Khansa, biasa disapa Ocha, bersama teman-temannya aktif mengikuti berbagai lomba, bahkan hingga luar negeri. Komunitas ini pernah mengikuti event tanding semi-kompetisi, turnamen indoor maupun outdoor dan kompetisi nasional. Paling tidak mereka mengikuti sekitar empat kali kejuaraan dalam periode setahun. Tak ketinggalan, pada Oktober 2012 lalu mereka juga sempat mengikuti kejuaraan hoki di Malaysia.

Meski tak menang, mereka mempelajari metode kompetisi tersebut dan berencana menggelar acara serupa pada 2013. “Kami analisis, cari link, dan kontak calon peserta dari penyelenggara acara dan pertandingan itu untuk membuat event internasional yang kira-kira serupa,” sebut Ocha. Sekarang komunitas yang beranggotakan sekitar 40 orang ini masih rajin latihan rutin, latihan intensif, dan sparing partner dengan tim hoki lain.

”Kami aktif pada pelatihan skill individu dan tim, juga penanaman nilai-nilai sportivitas karena hoki terkenal dengan sebutan olahraga yang noble, untuk merebut bola lawan saja harus berhadap-hadapan, enggak boleh nyolong dari belakang,” sebut mahasiswa semester 7 jurusan ekonomi ini. Masuk dalam Komunitas Hockey UI memang membutuhkan latihan fisik yang melibatkan seluruh bagian tubuh, mulai tangan, kaki, paha, hingga perut.

Olahraga ini juga membutuhkan kekuatan stamina dan kekompakan tim. Satu hal yang ingin dicapai Komunitas Hockey UI, mereka ingin sekali membawa perubahan bagi perkembangan olahraga hoki di Indonesia. Dari semula yang mencakup lingkungan kampus, menjadi bisa digandrungi banyak kalangan. Salah satu usaha mereka adalah dengan menginisiasi agar olahraga hoki diikutsertakan dalam olimpiade di lingkungan kampus UI.

”Kalau di luar negeri sudah berkembang sekali, bahkan dipertandingkan dalam olimpiade dunia. Setiap kampus sudah punya klub hoki, bahkan Malaysia dan Singapura memiliki lapangan yang memenuhi standar,” ujar Ocha. ● dyah ayu pamela